Informasi

Ketidaksetujuan Fadli Zon atas Perppu , hingga Pendapat Kapolri tentang undang-undang yang tidak leluasa

 

SITUSPOKERNOBOT.com – Presiden Joko Widodo Secara Tegas meminta untuk para Menteri bersama dengan DPR untuk segera merealisasikan RUU / revisi undang-undang antiterorisme yang sudah berjalan selama 2 tahun.

“Revisi Undang-undang ini sudah kami ajukan sejak Februari 2016 yang lalu kepada DPR. Artinya kan sudah dua tahun, jadi ya mohon secepatnya segera dirampungkan pada sidang berikut yakni 18 Mei mendatang” Kata Jokowi.

Presiden Menegaskan, Revisi UU ini adalah Penopang hukum yang sangat penting untuk Aparat Polri untuk bisa menindak serta mencegah Terorisme yang sangat meresahkan Banyak Pihak.

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi, Wakil Ketua DPR Fadli Zon tidak Setuju akan rencana presiden dalam mengeluarkan Perppu.

“Perppu itu menurut saya tidak perlu, dalam pembahasan Sidang ini sudah Final. Bahkan pada Sidang yang sebelumnya juga sebetulnya sudah bisa disahkan. Tapi internal pemerintah yang menunda” Kata Fadli Zon dalam Kompleks Parlemen (14/5/2018).

Menurut Fadli saat ini hukum tentang Terorisme bukan hukum kosong. Hanya saja perlu sedikit perluasan maksud dari undang-undang yang sedang berlaku untuk di revisi. Sementara itu, Fadli zon juga meminta pihak pemerintah untuk segera menyelesaikan perdebatan di dalam badan regulasi mereka sendiri. sebab dalam pemerintah yang sekarang terjadi perdebatan defini terorisme.

Selain itu, Menurut Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menekankan bahwa dalam institusi kepolisian mendapat kewenangan baru terkait pemberantasan terorisme.

“Badan hukum kita sangat tidak leluasa dalam memangkas angka untuk terjadinya Teroris. Contohnya Pihak polri ingin menindak mereka yang pulang dari daerah konflik seperi suriah. Namun apa daya, Kita tidak bisa berbuat sewenang-wenang karena ada undang-undang yang mengatur akan hal tersebut.” Sebut Jendral Tito.

“Sementara itu yang bisa kita lakukan hanya menindak apabila mereka memalsukan data seperti KTP ataupun paspor. Bila ada sekelompok orang yang pulang dari daerah konflik dan melakukan doktrinisasi, Bukankah itu menjadi poin pentingnya dalam memberantas terorisme.” Lanjutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*