Informasi

Fakta Tentang Ikan Arwana yang Menarik

ikan arwana

Ikan arwana adalah salah satu jenis hewan predator yang juga sangat banyak diperihala oleh banyak orang untuk dijadikan ikan hias didalam akuarium. Ikan arwana ini biasanya hidup di rawa-rawa sebagai habitat aslinya, habitatnya tersebar di derah Asia Tenggara. dan Di Indonesia sendiri ikan arwana ini banyak dijumpai di daerah Papua dan Kalimantan.

Berikut adalah beberapa fakta tentang ikan arwana yang menarik :

Cara makan
Di habitat aslinya, ikan arwana ini sangat menyukai makanan hidup, Makanan yang ia sukai adalah ikan ikan kecil, kelabang, udang, jangkrik, cacing dan katak. Untuk mendapatkan mangsanya ikan arwan bisa melakukan aksi aksi akrobatik disungai mereka bisa meloncat tinggi untuk menangkap serangga yang ada di pepohonan atau di permukaan sungai.

 

Cara berkembang Biak
Musim bertelur ikan arwana ini biasanya berada pada musim hujan. Pada musim hujan ini ikan arwana jantan dan ikan arwan betina ini akan sibuk mencari pasangan kawinnya, bahkan tidak jarang ikan arwan jantan akan saling bertarung sengit untuk mendapatkan ikan arwana betina . Setelah mendapatkan pasangan, ikan arwana betina akan mencari tempat untuk bertelur. Tempat bertelur ini akan sangat dijaga oleh arwan betina dan dia tidak akan mengijinkan arwana jantan untuk masuk kedalam tempat tersebut.
Pada proses bertelur ini, para arwana betina akan mengeluarkan sel telur dahulu. Meskipun arwana adalah spesies ikan yang besar, Arwana hanya bisa bertelur beberapa telur saja, sekitar 20 – 50 telur per 1 induk ikan arwana. Selanjutnya, induk jantan akan membuahi telur ikan tersebut dengan menyemprotkan spermanya kedalam sel telur tersebut.

Setelah proses perkawinan, induk jantan akan membawa telur tersebut dengan cara memasukkannya ke dalam mulut untuk diinkubasi sampai telur itu menetas. Sementara betina dari ikan arwana ini akan mengikuti ikan arwana jantan dan sama sama menjaga telur tersebut. Telur tersebut akan menetas setelah sekitar 41 hari sejak proses pembuahan. anak ikan arwana yang yang abru menetas tidak langsung keluar dari mulut induk jantan, tetapi tetap ia akan tetap berada didalam induk jantan selama beberapa minggu sampai kuning telur arwana habis. Selama proses tersebut, bayi ikan akan keluar sesekali dari mulut induknya untuk beradaptasi dengan lingkungan.

 

Kanibalisme
Arwana adalah hewan karnivora yang suka makan hewan hidup. Oleh karena itu, induk arwana betina bisa melakukan aksi kanibalisme, yaitu dengan cara makan anak mereka sendiri. Kanibalisme dapat terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor, seperti ketika sang induk sangat kelaparan atau ironisnya dikarenakan sikap protektif induk arwana betina untuk melindungi anaknya dari gangguan atau ancaman.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*