ManWatches

Gligo, Smartwatch Hybrid Yang Bisa Aktif 180 Hari

Penggunaan jenis layar pada sebuah perangkat wearable seperti smartwatch ini tergantung kepada siapa konsumen yang menjadi target pasar dari sebuah brand, misalnya Samsung dan Apple yang menggunakan layar berjenis OLED pada smartwatch mereka agar informasi yang tampil pada layar lebih menarik dengan warna yang cukup atraktif, sedangkan Garmin menggunakan Transflective Display dikarenakan panel ini dinilai sangat efektif menyampaikan konten pada layar terlepas dari kondisi cahaya pada saat itu. Sementara produsen yang baru ini lebih memilih teknologi e-ink.

Perusahaan yang dibangun oleh dua inventor (hanya nama depannya yang diketahui, yaitu Johan dan Antony) yang merupakan lulusan dari Maastricht University Belanda dan Hong Kong School of Design memperkenalkan smartwatch Gligo. Gligo ini merupakan sebuah smartwatch yang berkonsep hybrid, dimana konsep ini mengkombinasikan mekanisme time-keeping tradisional dengan elemen digital. Layar e-ink ini digunakan karena pihak produsen ingin lebih fokus kepada daya tahan dari baterai serta ingin lebih mengendepankan sebuah konsep design yang minimalis.


Atas dasar komitmen tersebut penampilan dari smartwatch Gligo ini pun terlihat sederhana. Tidak banyak UI berlebihan serta notifikasi yang tanpa akhir. Body dari smartwatch ini berbentuk hitam bundar dengan diameter sebesar 41mm dan memiliki ketebalan sekitar 12mm. Bahan baja anti-karat 316L dipilih sebagai bahan dasar untuk case dari smartwatch Gligo ini, sementara pada layarnya dilindungi oleh kaca mineral dan dikombinasikan dengan strap 20mm.

Layar e-ink memiliki sejumlah keunggulan jika dibandingkan dengan LCD, misalnya tingkat konsumsi daya yang lebih kecil, kemudian jenis layar ini memiliki tingkat pantulan yang sangat rendah sehingga informasi yang ditampilkan pada layar mudah untuk dibaca walaupun berada di bawah sinar matahari sekalipun. Rasanya hampir sama seperti sedang membaca teks di secarik kertas.

Sebagai layaknya sebuah jam tangan pintar sejati, tentu saja smartwatch Gligo dilengkapi juga sejumlah kemampuan yang pintar. Smartwatch ini dapat menampilkan berbagai notifikasi mulai dari pesan, email, panggilan masuk, sampai dengan permintaan update pada aplikasi. Selain itu, smartwatch Gligo juga bisa menyimpan data dari fitness tracking. Gligo mampu menghitung banyaknya langkah, detak jantung, melacak pola tidur, jarak tempuh, bahkan sampai mengingatkan penggunanya untuk beristirahat.


Pada dasarnya, mekanisme yang terdapat pada smartwatch Gligo ini terbagi menjadi dua. Untuk fungsi penunjuk waktunya menggunakan sistem quartz dengan daya tahan baterai sampai dengan dua tahun. Kemudian untuk Layar e-ink-nya menggunakan daya yang berbeda, walaupun daya tahannya tidak bisa seperti baterai yang digunakan pada sistem quartz namun tetap jauh lebih tahan lama jika dibandingkan dengan produk smartwatch populer yang ada dipasaran. Smartwatch Gligo ini dapat bertahan sampai 180 hari tanpa dicharging dan sudah memiliki sertifikasi IP65, jadi smartwatch ini akan tetap aman walaupun terkena tumpahan air.

Daya tarik lain dari smartwatch Gligo ini adalah harganya, dimana saat kampanye crowdfunding di Indie Gogo masih belangsung smartwatch dengan layar e-ink ini dapat Anda miliki dengan mengeluarkan uang sekitar 1,4 Juta Rupiah saja.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*