Informasi

Tentang Ular Pohon

ular pohon

Bagi pecinta hewan peliharaan, reptil hias adalah salah satu pilihan pengoleksian hewan peliharaan yang semakin diminati. Reptil hias disimpan sebagai hobi menurut pengamat agribisnis F. Rahardi, termasuk kadal, biawak, bunglon, ular, dan kura-kura. Hobi bahkan rela menghabiskan hingga jutaan rupiah untuk kepuasan pribadi.

Seekor reptil yang bisa menjadi hewan peliharaan salah satunya adalah ular pohon. Ular pohon adalah sejenis ular berbisa yang tidak berbahaya. Ular ini milik suku Colubridae. Di sebagian besar wilayah di Indonesia, ular ini disebut ular gadung.

seperti cambuk cambuk oriental. Ini disebut ular gadung karena ular ini terlihat seperti wabah tanaman gadung.

“Ular-ular terbaik bisa lemah, tidak berbahaya bagi manusia, ular ini hanya bisa bereaksi terhadap hewan yang mangsanya, seperti katak dan serangga, jika manusia digigit oleh ular ini, itu hanya akan terasa gatal di bagian yang digigit,” kata Johan sang penjual ular

Johan juga mengatakan bahwa dampak gigitan ular pada manusia dapat bervariasi dari luka gigitan kecil yang sedikit pedih atau sedikit pedas, hingga sedikit bengkak disertai dengan sedikit kekakuan. Secara tradisional, luka gigitan ular biasanya diwarnai dengan madu atau pemberian antiseptik seperti larutan yodium saja untuk mencegah infeksi.

Menurut Johan, ular ini biasanya hidup di pepohonan yang memiliki dedaunan daun. Warnanya hijau dan bentuknya tipis, mudah untuk bertengger di atas daun dan menipu mangsa yang lewat di depannya.

Ular ini biasanya hidup di puncak daun. “Sangat sulit dibedakan karena warnanya sama dengan daunnya,” kata Johan.

Dilihat berdasarkan bentuknya, sebenarnya, ular ini memiliki warna yang menyerupai daun atau batang pohon, dengan variasi warna hijau cerah, kuning, abu-abu dan coklat. Tubuhnya sangat tipis dan kepalanya berbentuk segitiga, lumayan runcing.

Meskipun kepala berbentuk segitiga, tunas ular tidak termasuk dalam ular tetapi di dalam colubrid. Selain itu, bola mata horizontal menambah keunikan ular ini. Bentuk bola mata horizontal memungkinkan ahaetulla untuk melihat jarak jauh sehingga sangat berguna untuk mencari mangsanya.

Ular superior adalah jenis ular yang mudah ditangkap dan mudah dijinakkan. Ketika baru ditangkap, ular biasanya agresif dan mudah terprovokasi. Pasang leher Anda dan nyatakan warna peringatan, ular akan mencoba menggigit penerima. Tetapi dengan penanganan yang lembut dan hati-hati, umumnya ahaetulla dapat segera diredakan.

Sayangnya, ada banyak orang awam yang masih menganggap ahaetulla berbahaya yang ada karena mereka dibayangan Trimeresurus albolabris (ekor ular merah-hijau), ini terjadi karena Trimeresurus albolabris juga sudah dipepohonan dan habitatnya hijau.

 

Ya, masih banyak yang menganggap ular ini berbahaya, tetapi enggak. Tetapi bahkan banyak orang membeli ular ini, “kata Johan.

 

Adapun untuk harganya, Johan mengakui bahwa harga yang ia tetapkan “ramah”, ular kecil itu memiliki harga Rp 80 ribu / ekor. Jadi, apakah Anda tertarik untuk menjaganya?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*