ManWatches

New Rolex Oyster Perpetual Cosmograph Daytona

Pada pameran Baselworld yang diadakan pada bulan Maret 2018 lalu, Rolex yang merupakan salah satu produsen jam tangan terkemuka kembali memamerkan sebuah jam tangan ikonik dengan versi baru yaitu Oyster Perpetual Cosmograph Daytona yang berkilau penuh degan hiasan permata. Jam tangan seri Oyster Perpetual Cosmograph Daytona ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1963 serta memiliki sejarah panjang yang luar biasa di dunia balap mobil hingga menjadi seri ikonik dari Rolex.

Jam tangan versi baru ini terbuat dari Emas Everose 18k dengan sebuah bezel yang dihiasi dengan batu-batu Kristal Safir dengan gradiasi warna pelangi. Untuk case jam tangan seri Oyster Perpetual Cosmograph Daytona versi baru ini dihiasi dengan kilauan 56 butir Berlian potongan brilian yang ditanamkan langsung ke lug dan pelindung kenop sementara pada bagian dialnya sendiri terdapat 11 butir Safir dengan potongan Baquette yang berfungsi sebagai marka penunjuk jam, dimana pada masing-masing Safir tersebut memiliki warna yang sesuai dengan warna batu Kristal Safir yang ada di bezel.

Selain itu terdapat 3 buah subdial yang berfungsi sebagai penghitung Chronograf yang dibuat dari Gold Crystals merah muda dengan efek kilau yang khas, dimana efek kilau ini tercipta pada saat proses kristalisasi khusus yang dikembangkan oleh pihak Rolex sendiri.

Jam tangan Oyster Perpetual Cosmograph Daytona ini dilengkapi dengan mesin Kaliber 4130 yang merupakan mesin jam Chronograph mekanik dengan pemutar otomatis yang sepenuhnya dibuat dan dikembangkan oleh Rolex. Mesin jam tangan ini mengkombinasikan fitur Chronograph dengan berbagai macam komponen untuk meningkatkan kehandalan dari mesin jam. Pada Mesin Kaliber 4130 ini juga dilengkapi dengan sebuah modul pemutar otomatis melalui sebuah Rotor Perpetual yang mampu menghasilkan daya cadangan sampai dengan 72 jam.

Tali jam pada Oyster Perpetual Cosmograph Daytona ini menggunakan sistem Easylink, dimana sistem ini memungkinkan penggunanya menambah panjang tali jam sampai dengan sekitar 5 mm dengan mudah. Selain itu sistem Easylink ini sudah dipatenkan oleh Rolex pada tahun 1996.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*