Karakter Menggemaskan Dari LINE

Salah satu platform media sosial yang cukup populer dari Jepang adalah LINE. Kepopuleran LINE tidak lepas dari karakter menggemaskan yang hadir dalam bentuk sticker yang bisa merepresentasikan apa yang ingin kita ungkapkan kepada orang lain. Yuk intip karakter imut dari LINE yang paling populer !

1. Brown

Karakter ini adalah maskot utama dari LINE. Brown merupakan seekor beruang imut berwarna coklat yang digambarkan tidak memiliki mulut. Ia juga sering menjadi bahan bullyan dari kekasihnya yang bernama Cony.

2. Cony

Karakter ini merupakan kekasih Brown yang memiliki bentuk seperti kelinci putih. Sifatnya yang jenaka dan suka iseng sering kali membuat Brown merasa kesal. Meski begitu Cony sangat mencintai Brown. Menggemaskan !

3. Sally

Karakter ini berbentuk seperti seekor anak ayam berwarna kuning. Ia merupakan sahabat dari Edward, yakni seekor ulat hijau kecil yang lucu dan bersahabat.

4. Edward

Edward merupakan sahabat dari Sally. Ia berbentuk seperti seekor ulat kecil berwarna hijau yang senang mengenakan topi.

5. James

Siapa yang tidak kenal James, ia adalah karakter di LINE yang merasa dirinya paling tampan. Ia sering menggeraikan rambutnya untuk memperlihatkan ketampanannya.

Itu dia beberapa karakter menggemaskan dari LINE. Selain karakter diatas, masih ada Moon, Boss, dan lain sebagainya. Penasaran dengan karakter lainnya yang tidak kalah menggemaskan ? Coba saja download LINE di AppStore ataupun PlayStore !

 

Digoda Real Madrid, Hazard Takkan Perpanjang Kontrak di Chelsea

LondonBerita bola, The Blues tampaknya harus merelakan Eden Hazard ke Santiago Bernabue. Pemain sayap asal Timnas Belgia itu sudah tidak tertarik lagi untuk bermain di Stamford Bridge.

Hazard sudah memastikan tekadnya untuk hengkang dari Chelsea. Sementara itu, kontrak Hazard dengan Chelsea masih ada tersisa 15 bulan lagi. Pihak Chelsea sangat berharap agar sang Winger segera memperpanjang kontraknya lagi dengan The Blues.

Namun hal tersebut akan membuat mimpi buruk untuk The Blues, karena Hazard memutuskan tidak berniat untuk memperpanjang kontraknya dengan Chelsea dan ia lebih tertarik bermain di klub raksasa Spanyol, Real Madrid.

Hazard akhirnya tergoda dengan tawaran Madrid dan ingin segera pindah ke Los Blancos. Marca juga melaporkan bahwa Hazard sudah tidak ingin melanjutkan kariernya bersama Chelsea.

Kepindahan Hazard ke Real Madrid akan terjadi pada musim panas nanti. Meskipun Chelsea belum bisa melepasnya karena adanya sanksi dari FIFA, Hazard sudah punya cara tersendiri untuk masalah ini.

Pemain berusia 28 tahun itu akan siap menghabisi kontraknya di Chelsea dan segera pindah ke Madrid secara gratis di musim panas 2020.

Pihak Real Madrid juga tidak berniat untuk menebus Hazard dengan harga yang sudah sudah dipatokkan Chelsea sekitar 100 juta pound.

Jika hal ini terjadi maka Hazard harus siap untuk menunggu setahun sebelum pindah secara gratis, dikutip dari skyysports.

Diego Costa Dilarang Tampil Selama 8 Pertandingan

JakartaBerita bola, Penyerang Atletico Madrid, Diego Costa dilarang tampil selama 8 pertandingan setelah dirinya diduga menghina wasit saat laga melawan Barcelona di La Liga. Kini ia harus mendapatkan hadiah kartu merah yang dilarang bermain selama 8 pertandingan.

Diego Costa telah diusir dari lapangan pada babak pertama dan harus menerima kekalahan 0-2 melawan Barcelona. Saat kejadian berlangsung Costa dihalangi oleh Jan Oblak dan Gerrard Pique agar tidak mendatangi sang wasit, Jesus Gil Manzano.

Waktu itu, Costa sempat memegang lengan Manzano, setelah sang wasit mengeluarkan kartu merah. Costa juga mengaku telah mengucapkan kata kasar namun tidak menuju kepada sang wasit.

Namun, alasan Costa dibantah dari sudut pandang yang berbeda, Costa telah dianggap melakukan pelanggaran yang tidak sportif dan memberikan hal negatif di dunia sepak bola.

Oleh sebab itu Costa harus menerima hukuman tidak dapat bermain selama 8 pertandingan yang sangat pantas diberikan untuk Costa agar tidak melakukan kejadian yang sama.

Hal ini telah membuat Diego Costa tidak dapat tampil untuk membela Atletico Madrid sampai akhir 2018/19.

Bukan hanya tidak dapat bermain selama 8 pertandingan, Atletico Madrid juga harus tertinggal poin yang sangat jauh dan sekaligus menambah poin Barcelona menjadi 73 poin di puncak klasemen sementara La Liga.

La Liga sudah memainkan laga ke 31 yang artinya masih ada tujuh pertandingan yang harus berlangsung. Jadi kesempatan Costa untuk memperkuat Atletico Madrid terbuka pada musim depan.

Come Back Is Real, Puma Uproar Hybrid

Pasar sneakers beberapa tahu belakangan ini hampir sebagian besar dikendalikan oleh brand-brand besar. Hal tersebut tentunya membuat brand pendatang baru atau brand lama sulit untuk kembali ke pasar. Akan tetapi, sepertinya hal tersebut tidak berlaku untuk Puma. Sebuah brand sneakers yang cukup terkenal di masanya.

Dengan dukungan dari designer profesional serta atlet-atlet profesional dibelakangnya, Puma siap untuk kembali masuk ke pasar sneakers. Hal tersebut dibuktikan Puma dengan merilis sepatu terbarunya yang akan kami bahas yaitu Puma Uproar Hybrid. Come Back Is Real…!!!

MATERIAL


Bahan yang digunakan pada sepatu Puma Uproar Hybrid ini adalah kombinasi dari kulit sintetis & Mesh yang menutupi hampir seluruh bagian Upper. Kedua bahan yang digunakan tersebut bukanlah kulit asli atau jenis Mesh yang berkualitas premium, akan tetapi hal tersebut tidak menjadi masalah. walaupun bukan menggunakan kulit asli dan Mesh dengan kualitas yang premium, sepatu ini terasa kokoh dan nyaman digunakan, terutama saat digunakan untuk berjalan.

CUSHION


Sesuai dengan namanya Puma Uproar Hybrid, sepatu ini menggunakan 2 teknologi bantalan yaitu busa IGNITE & NRGY. Kombinasi tersebut membuat sepatu ini memiliki daya responsif yang dapat dibilang cukup baik. Busa IGNITE ini terdapat dari bagian ujung kaki hingga bagian kaki tengah, sedangkan pada bagian belakang Midsole menggunakan busa NRGY.

TRACTION


Untuk bagian Outsole sepatu Puma Uproar Hybrid ini menggunakan kombinasi pola Herringbone dan garis. Untuk bahan Outsolenya terbuat dari bahan karet yang cukup lembut, namun sangat disayangkan bahwa penggunaan kombinasi pola Herringbone dan pola garis membuat sepatu ini belum bisa menghasilkan performa terbaiknya.

SUPPORT


Seperti yang sudah kami bahas diatas, sepatu Puma Uproar Hybrid ini menawarkan kenyamanan, kelenturan serta daya tahan yang cukup baik. Dengan kombinasi panel dari kulit sintetis pada bagian sisi-sisi sepatu serta bagian Outsole yang agak lebar membuat sepatu ini mampu menahan bobot sekelas Shaquille O’Neal.

OVERALL


Secara keseluruhan, sepatu Puma Uproar Hybrid ini cukup baik, walaupun ini bukanlah sepatu terbaik Puma. Fitur-fitur pada sepatu ini pun dapat lebih ditingkatkan lagi. Misalnya penggunaan bahan yang premium, merubah pola yang digunakan pada bagian Oustsole hingga pemanfaatan teknologi bantalan yang digunakan. Untuk harganya sendiri, Puma Uproar Hybrid ini dibanderol dengan harga $130 atau jika diRupiahkan sekitar 1,9 Juta Rupiah.

Nike KD12, Sepatu Basket Dengan Teknologi Terbaru

Pada 1 April 2019 Nike secara resmi meluncurkan sepatu signature terbaru dari Kevin Durant yakni Nike KD12. Menerut kabar yang beredar, sepatu Nike KD12 ini merupakan sepatu basket yang paling up to date dari segi teknologi. Penasaran kan? teknologi apa saja yang terdapat pada seri sepatu Kevin Durant yang terbaru ini? Simak pembahasan berikut ini.

Sepatu Nike KD12 ini mengambil inspirasi dari beberapa sepatu basket favorit Durant yang dipakai oleh pemain NBA di tahun 90-an, yaitu Nike pitchmen Charles Barkley, Michael Jordan dan Penny Hardaway.

JIka dilihat sepatu Nike KD12 ini memiliki bentuk design yang lebih tinggi daripada sepatu basket pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan Kevin Durant menginginkan sebuah sepatu yang memiliki traksi yang baik.

Sepatu Nike KD12 ini didesign secara khusus agar dapat menahan arah pergerakan kaki dari berbagai arah. Beberapa contoh pergerakan tersebut adalah running, cutting, breaking dan landing.

Selain itu, sepatu Nike KD12 ini juga dilengkapi dengan teknologi Flywire yang terbaru dari Nike yang diberi nama Quad Axial Flywire. Teknologi Quad Axial Flywire ini merupakan teknologi tali sepatu yang memiliki tingkat kestabilitas yang sangat baik, dimana tali sepatu ini akan merenggang ketika kaki sedang dalam posisi istirahat dan akan mengencang jika kaki sedang bergerak.

Yang membuat sepatu Nike KD12 ini menarik dan berbeda dengan sepatu Nike lainnya adalah posisi bantalan Air Zoom. Ini merupakan pertama kalinya Nike mendesign poisis bantalan udara Air Zoom tepat berada dibawah Insole, hal tersebut bertujuan agar kaki kita lebih dekat dengan bantalan udara Air Zoom. Dengan alasan itulah kita akan dapat langsung merasakan responsivitas dari teknologi Air Zoom saat pertama kali memakai sepatu tanpa harus menunggu sepatu break-in.

Beberapa Sneakers Lokal Dengan Rasa Internasional

 

Beberapa tahun belakangan ini sepatu sneakers menjadi sebuah trend yang tengah digandrungi khususnya di kalangan anak muda. Anak-anak muda jaman sekarang lebih memilih sepatu-sepatu dengan design yang simple dan casual dibandingkan dengan sepatu-sepatu yang terlalu formal. Akan tetapi pasar sneakers di Tanah Air masih dikuasai oleh produk-produk import asal luar negeri yang cenderung memiliki harga yang cukup mahal.

Ada begitu banyak sneakers buatan anak bangsa dengan kualitas yang tidak kalah dengan produk luar negeri. Selain dari segi kualitasnya yang bagus, untuk harga dari sneakers brand lokal ini pun cukup murah dan sesuai dengan kantong anak muda khususnya para mahasiswa, Berikut ini kami akan membahas beberapa brand sneakers karya anak bangsa dengan kualitas internasional.

1. GMX – Geoff Max


Brand GMX – Geoff Max ini merupakan sebuah brand asli dari Kota Bandung. Selain Cibaduyut yang sudah sangat terkenal sebagai daerah penghasil sepatu, ternyata banyak sekali brand dari Kota Kembang yang menghasilkan sneakers dengan kualitas yang ciamik. Salah satunya ya GMX – Geoff Max ini, selain itu GMX – Geoff Max sudah merambah ke pasar internasional. Nah bagi kalian yang ingin memiliki sepatu dengan tampilan yang keren dan klasik brand GMX – Geoff Max ini bisa menjadi pilihan anda.

2. World Division


Brand World Division ini juga masih berasal dari Kota Bandung, dengan ciri khas petirnya serta design tampilan yang sedikit mirip dengan Brand Ian Connor serta Vans Old Skool. Nah, bagi sobat-sobat sekalian yang ingin memiliki sneakers dari World Division ini sepertinya agak susah, hal tersebut dikarenakan skala produksi dari World Division ini masih kecil dan sangat cepat sekali habis di pasaran. Jadi jika mau beli harus cepat-cepat, siapa cepat dia dapat sob!

3. NAH Project


Sebelumnya kita sudah membahas 2 brand sneakers yang mengusung konsep ala old skool, untuk brand yang satu ini ternyata lebih memilih untuk memproduksi sneakers dengan tampilan yang kekinian mirip seperti running shoes. Semua sneakers NAH Project ini memiliki design yang simpel dan sangat ringan dan nyaman saat dipakai. Jadi tidaklah heran jika Presiden Joko Widodo juga kepincut dengan hasil karya NAH Project ini.

Adidas Merilis Colourway Terbaru PureBOSST GO

Pada tanggal 21 Maret 2019 lalu, Adidas Running merilis sepatu terbarunya yaitu Adidas PureBOOST GO. Sepatu Adidas PureBOOST GO ini dirilis dengan dia versi seasonal colourway. Kedua versi sepatu ini dilengkapi dengan bahan yang terinspirasi dari militer dan industri.

Sepatu Adidas PureBOOST GO ini dirancang secara khusus untuk para pelari generasi baru. Sepatu ini secara spesifik diciptakan untuk memberikan pengalaman baru dalam street running. Selain itu, Adidas PureBOOST GO juga terdapat teknologi Expanded Landing Zone, dimana pada teknologi ini memberikan sebuah landasan kaki yang lebih lebar yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas kaki serta sekaligus memberikan kelincahan serta kemampuan adaptasi yang lebih baik saat menjelajahi seluk beluk kota. Selain itu, sepatu ini juga telah menggunakan teknologi BOOST adidas.

Menurut Direktur Produk dari adidas Running, Matthias Amm “Addias PureBOOST GO ini dibuat untuk para kreator yang berada di kota-kota sibuk dunia. Kami ingin menunjukan kepada mereka sisi sosial yang menarik dari street running, serta memberikan pandangan bahawa urban running merupakan sebuah olahraga yang seru. Untuk dapat menikmati itu semua, yang dibutuhkan hanyalah sepasang sepatu yang tepat. Hal tersebutlah yang menjadi dasar dan inspirasi kami dalam menciptakan Adidas PureBOOST GO.”

Colourway yang menjadi unggulan Adidas PureBOOST GO adalah warna Charcoal yang sebelumnya sudah dirilis pada bilan Agustus 2018 lalu. Untuk versi colourway terbaru ini adalah warna hitam dengan ivy/oranye dan warna mint cerah yang akan dibanderol dengan harga sekitar 1,8 Juta Rupiah.

Nike Kyrie Irving 5 – Just Do It!

Sebuah kabar gembira bagi kalian para pecinta sepatu khususnya para pecinta sepatu Nike x Kyrie Irving karena Kyrie 5 – Just Do It telah dirilis. Sebagian besar dari kalian pasti sudah tidak asing dengan motto Nike “Just Do It”, akan tetapi hanya beberapa sepatu Nike yang mimiliki tulisan tersebut.

Salah satu sepatu Nike yang terdapat tulisan Just Do It adalah Nike Air Force 1 Low Just Do It. Sekarang motto terkenal tersebut hadir kembali di sepatu yang merupakan hasil kolaborasi Nike dengan Kyrie Irving.

Sepatu Kyrie 5 – Just Do It ini terlihat begitu mencolok, hal tersebut dikarenakan sepatu ini menggunakan warna dasar hitam yang dibalut dengan kombinasi warna biru, pink dan kuning.

Pada bagian midsole sepatu Kyrie 5 – Just Do It ini menggunakan warna pink sedangkan bagian Outsole-nya memiliki warna yang senada dengan bagian quarter panel.

Sementara pada bagian Upper sepatu ini didominasi dengan warna hitam, begitu juga dengan bagian Flytrap dan Shoe Lace-nya juga berwarna hitam. Untuk bagian Collar sepatu ini menggunakan warna biru sedangkan pada bagian dalam Tongue menggunakan warna pink.

Yang membuat sepatu Nike Kyrie 5 – Just Do It ini begitu menarik adalah adanya tulisan Just Do It pada bagian sisi sepatu ini. Selain itu terdapat juga tulisan Engineered To The Exact Specifications Of Kyrie Irving yang menunjukan bahwa sepatu ini benar-benar dibuat secara khusus untuk sang atlet juara, Kyrie Irving.

Sepatu Pop-Art Ikonik Lacoste x Keith Haring

Kali ini Lacoste merilis sebuah sepatu keren dalam rangka mengenang sosok mendiang Keith Haring. Keith Haring sendiri adalah merupakan seorang seniman pop-art yang berasal dari asal Amerika Serikat, namanya begitu mendunia berkat karya-karya seni yang telah ia hasilkan.

Untuk kali ini Lacoste meluncurkan sepatu yang berkolaborasi dengan beberapa karya milik Keith Haring. Lacoste berhasil mengkombinasikan logo buaya-nya yang sangat estetik itu dengan beberapa hasil karya ikonik milik Keith Haring. Sepatu kolaborasi ini diluncurkan dalam 2 varian model, yaitu Missouri dan L 12.12.

Men’s Missouri
Jika diperhatikan, sepatu varian Men’s Missouri ini benar-benar menggunakan warna yang menjadi ciri khas dari Keith Haring yakni warna hitam dan putih. Terdapat sebuah logo Buaya khas Lacoste yang terdapat pada bagian tengah sepatu. Selain itu, lukisan ikonik milik Keith Haring terlihat membungkus hampir diseluruh permukaan sepatu yang jika diperhatikan lebih dekat maka akan terlihat jelas beberapa orang serta hewan yang tengah menari.

Untuk harga dari sepatu Men’s Missouri ini dibandrol dengan harga $175 atau jika kita rupiahkan sekitar Rp 2,5 Juta. Sebuah harga yang cukup wajar jika mengingat sepatu ini merupakan sebuah apresiasi yang ditujukan kepada Keith Haring.

Women’s L.12.12
Dapat kita lihat bahwa sepatu Women’s L.12.12 ini didesign secara khusus untuk kaum wanita. Hal tersebut dapat dilihat melalui warna putih yang hampir mendominasi sepatu ini. Berbeda dengan varian Men’s Missouri, dimana pada varian tersebut terdapat lukisan ikonik milik Keith Haring diseluruh permukaan sepatunya sementara pada varian Women’s L.12.12 ini hanya polos berwarna putih saja.

Sepatu seri Women’s L12.L12 dibanderol dengan harga $145 yang jika kita rupiahkan sekitar Rp 2 Juta. Harga yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan seri Men’s Missouri.

Sepatu Converse Edisi Spesial BHM 2019

Mungkin sebagian besar dari teman-teman sekalian sudah tidak asing lagi dengan kain tenunan khas dari Indonesia Bagian Tengah dan Bagian Timur. Nah, apa jadinya jika warna dan pola yang sering kita temukan di kain tersebut diimpretasikan kedalam sebuah sepatu? Kali ini kami akan membahas sebuah sepatu yang terlihat seperti itu, akan tetapi motif tersebut bukan terinspirasi dari motif kain tenunan asal Indonesia.

Salah satu produsen sepatu terkemuka di dunia, Converse menjalin kerjasama dengan salah satu brand ternama yang berada dibawah payung Nike yaitu Jordan Brand, berkolaborasi untuk memodifikasi sepatu Chuck 70 menjadi sebuah sepatu yang istimewa. Kedua brand ternama tersebut mendesign ulang Chuck 70 untuk merayakan Black History Month.

Dalam proses pembuatan sepatu ini digunakanlah pendekatan yang sangat tradisional. Oleh sebab itulah warna-warna seperti teal, magenta dan kuning pun akan sangat mudah kita jumpai di hampir sebagian besar permukaan sepatu yang terlihat menyerupai kain tenun ini.

Sementara untuk bagian tali serta bagian jejarinya menggunakan warna hitam. Begitu juga dengan bagian outsole-nya pun menggunakan warna hitam untuk memberikan warna yang kontras terhadap beberapa kombinasi warna yang terdapat pada bodi sepatu.

Sepatu ini dirilis dalam dua versi, dimana pada versi Converse menawarkan outsole yang berwarna putih mirip dengan sepatu Chuck 70 dengan design yang klasik. Design serta motif warna yang terdapat pada bodinya pun lebih minimalis agar dapat diseimbangkan dengan warna hitam yang terdapat di bagian bawah sepatu.

Sayangnya, masih belum dapat dipastikan kapan sepatu ini dirilis ke pasaran. Untuk harganya sendiri pun masih dirahasiakan. Namun satu hal yang pasti adalah sepatu spesial BHM 2019 ini sangat layak untuk dimiliki,