Jordan Why Not Zer0.1 Versi “Mirror” Telah Rilis

Sepatu signature pertama Russel Westbrook akhirnya dirilis pada bulan Januari lalu. Russel Westbrook secara resmi merilis Jordan Why Not Zer0.1 pada tanggal 15 Januari 2019 lalu. Sepatu signature ini sudah cukup lama dinantikan oleh para pecinta sneakers di dunia.

Russel Westbrook adalah seorang atlet Jordan Brand dengan bayaran paling tinggi. Selain itu Russel Westbrook juga telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Oklahoma City Thunder senilai $200 juta dolar selama lima tahun.

Sepatu Jordan Why Not Zer0.1 ini terinspirasi dari berbagai prestasi yang berhasil ditoreh oleh Russel Westbrook baik diluar maupun didalam lapangan. Dengan design garis tipis, sudut yang tajam, serta tampilan sepatu futuristik, Sepatu Jordan Why Not Zer0.1 berusaha menghadirkan perubahan baru untuk pasar bola basket saat ini.

Sepatu Jordan Why Not Zer0.1 dilengkapi dengan teknologi tali Velcro yagn terletak di sekitar pergelangan kaki, sehingga memberikan kemudahan bagi pemakainya tanpa ribet mengikat tali sepatu. Untuk bagian Upper sepatu Jordan Why Not Zer0.1 ini menggunakan bahan kulit sintetis sehingga memberikan dukungan dan daya tahan yang kuat.

Pada bagian disekitar tumit sepatu ini terdapat pelindung berbahan dasar Foam yang memberikan dukungan ekstra untuk tumit agar dapat beristirahat selama pertandingan. Russel Westbrook merupakan sorang pemain yang paling eksplosif di liga NBA sehingga dukungan sepatu terhadap pergelangan kaki merupakan prioritas utama bagi pemain seperti dia. Sepatu ini menghasilkan traksi yang luar biasa berkat Herringbone yang didesign dengan motif multi-arah.

Namun yang paling menarik dari sepatu Jordan Why Not Zer0.1 adalah versi colorway “Mirror” Zoom full-length bottom yang terlihat di colorway “Mirror” yang menampilkan pola design Russel Westbrook dalam kombinasi warna Putih / Hitam-Merah. Sepatu Jordan Why Not Zer0.1 versi “Mirror” ini dibanderol dengan harga $125 USD.

Edisi Mewah Air Jordan 1 Retro High OG Defiant “Couture”

Beberapa waktu lalu, Air Jordan kembali merilis sepatu edisi terbaru dari Air Jordan 1 yang diberi nama Air Jordan 1 Retro High OG Defiant “Couture”. Sepatu Air Jordan 1 “Couture” ini terinspirasi dari mobil mewah asal pabrikan Italia yang selalu identik dengan kecepatan dan kemewahan.

Warisan sepatu Air Jordan sebagian besar terinspirasi dari momen-momen serta kisah ikonik sepanjang karier Michael Jordan yang salah satu atlet terhebat dalam sejarah dunia bola basket. Kali ini Air Jordan mengangkat kembali kisah terkenal “Banned” serta kecintaan Michael Jordan terhadap mobil sport asal Italia.

Sepatu Air Jordan 1 Retro High OG Defiant “Couture” ini menggunakan bahan kulit yang lebih mewah dari pada bahan yang digunakan pada sepatu Air Jordan lainnya. Pada bagian upper sepatu ini dibalut dengan bahan kulit berwarna hitam. Pada bagian sisi sepatu ini terdapat sebuah bar tebal berwarna merah yang menutupi logo Swoosh yang juga berwarna senada.

Sementara untuk bagian midsole Air Jordan 1 Retro High OG Defiant “Couture” ini menggunakan warna sail, sedangkan untuk bagian label lidah menggunakan warna merah.

Air Jordan 1 Retro High OG Defiant “Couture” ini telah dirilis tanggal 23 Februari 2019 dan dibanderol dengan harga $ 175 dan langsung habis terjual hanya dalam hitungan jam saja. Namun bagi yang ingin memiliki sepatu Air Jordan 1 Retro High OG Defiant “Couture” ini dapat membelinya di toko retail resmi, dan pastinya dengan harga yang lebih tinggi.

Kolaborasi Anyar ACW x Nike Air Force 1

Bagi sebagian orang mungkin masih asing saat mendengar nama atau bahkan melihat siluet dari brand A-COLD-WALL. A-COLD-WALL sendiri adalah merupakan sebuah merek fashion streetwear yang mana lebih sering disingkat menjadi ACW. Pada bulan Desember 2018 lalu ACW yang berkolaborasi dengan Nike telah merilis sebuah sepatu dengan model Nike Air Force 1.

Sepatu ACW x Nike Air Force 1 ini didominasi dengan warna hitam. Nuansa warna hitam ini juga merupakan warna ciri khas yang dimiliki oleh brand ACW. Warna hitam memang telah menjadi identitas tersendiri bagi ACW. Pada bagian leather di sepatu ini juga terdapat logo ACW yang dikombinasikan dengan aksen yang berwarna putih.

Yang membuat sepatu ACW x Nike Air Force 1 ini menarik adalah designnya yang tidak seperti rilisan Nike Air Force 1 pada umunya. Jika kita amati pada bagian badan sepatu ini tidak seluruhnya menggunakan bahan leather ataupun kulit, Akan tetapi sepertinya ACW dan Nike mencoba untuk menggabungkan bahan leather dengan bahan suede pada sepatu ini.

Sementara pada bagian toe hingga bagian middle, bahan yang digunakan adalah bahan leather. Pada bagian lace guard hingga pada bagian badan belakang sepatu menggunakan bahan suede yang sangat smooth sehingga memanjakan kaki pemakainya. Dan tepat pada bagian tersebut merupakan kolaborasi yang sangat unik dan sempurna.

Sepatu ACW x Nike Air Force 1 ini dibandrol dengan harga $190 dan jika di rupiahkan sekitar 2,7 juta rupiah.

Evolusi Terbaru Nike Air Huarache Grip

Berbagai evolusi terus dilakukan oleh Nike demi memenuhi kebutuhan para pecinta sneaker. Baru-baru ini The Swoosh kembali merilis sepatu terbarunya yang diberi nama Nike Air Huarache Grip.

Model sepatu Air Huarache ini pertama kali dirilis oleh Nike pada awal tahun 90’an. Sejak saat itu, model Air Huarache terus berevolusi dan hadir sebagai salah satu sneaker yang sangat banyak digemari oleh para atlet dan para pecinta sneaker lainnya. Oleh karena itulah Nike pun merilis siluet terbaru sepatu Air Huarache Grip ini.

Nike Air Huarache Grip hadir dalam dua pilihan warna, yaitu kombinasi warna putih/oranye dan hitam/biru. Pada sepatu Nike Air Huarache Grip kali ini, Nike memberikan design yang progresif. Terdapat beberapa bagian yang tampil berbeda dengan sepatu model Air Huarache yang pernah diproduksi sebelumnya.

Pada bagian atas sepatu Nike Air Huarache Grip ini, terdapat sebuah penutup tali dengan ukuran yang cukup besar. Tepat di tengah penutup tali tersebut bertengger logo Huarache dengan nuansa vintage. Selain itu, terdapat logo Nike dengan warna yang sama. Nike Air Huarache Grip ini hadir dengan bagian ankle high top sock style.

Sementara pada bagian belakang sepatu Nike Air Huarache Grip ini terdapat sebuah kata “Grip” yang terdapat pada bagian tumit sepatu ini. Sedangkan pada sisi samping sepatu ini terdapat aksesoris, sehingga memberikan kesan garang pada penampilan sepatu ini. Sepatu Nike Air Huarache Grip telah dirilis pada 22 September 2018 lalu. Untuk harga dari sepatu Air Huarache Grip ini Nike memasang harga $150 untuk sepasang sepatu tersebut.

Seri Koleksi Doernbecher Frestyle Terbaru Nike

Apakah anda masih ingat dengan sepatu Nike Zoom Fly SP “Doernbecher”? Sepatu Nike Zoom Fly SP “Doernbecher” ini adalah merupakan sepatu yang didesign oleh seorang anak yang menjadi pasien di rumah sakit Doernbecher.  Sudah 15 tahun lamanya, kolaborasi antara Nike dan OHSU Doernbecher ini terjalin. Nike akhirnya pun merilis daftar lengkap koleksi terbaru dari seri “Doernbecher” ini.

Koleksi terbaru seri “Doernbecher” ini terdiri dari enam sepatu dengan model dan design yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain.

Nike Zoom Fly SP “Doernbecher”.
Nike Zoom Fly SP “Doernbecher”.

Model yang pertama adalah Nike Zoom Fly SP “Doernbecher”. Seperti yang sudah pernah diberitakan sebelumnya, design dari Nike Zoom Fly SP “Doernbecher” ini terinspirasi dari kecintaan Payton Fentress kepada olahraga basbeball, dimana sepatu ini menghadirkan warna-Warna yang cerah.

Nike Air Force 1 Low "Doernbecher"
Nike Air Force 1 Low “Doernbecher”

Untuk model yang kedua mengambil Nike Air Force 1 Low sebagai model dasarnya. Melalui design ini, Swientek ingin menunjukkan perjuangannya dalam melawan Cystic Fibrosis yang sedang dideritanya. Pada sisi kanan Nike Air Force 1 Low “Doernbecher” ini terdapat kata “Cure”, sementara pada sisi sebelah kiri sepatu ini terdpaat sebuah kata “CF” yang menunjukkan penyakit yang sedang dideritanya.

Air Jorddan XV "Doernbecher "
Air Jorddan XV “Doernbecher “

Model sepatu Air Jordan XV juga digunakan dalam koleksi “Doernbecher”. Sepatu ini menggunakan bahan suede yang berwarna hitam. Tidak hanya itu saja, sepatu Air Jordan XV “Doernbecher” ini terlihat berbeda berkat adanya emboss dengan pola sisik naga yang dibalut dengan warna emas. Melalui design dari sepatu ini, Dinneen ingin menunjukkan kepada dunia akan kecintaannya terhadap anime.

Nike SB Dunk Pro Low “Doernbecher”
Nike SB Dunk Pro Low “Doernbecher”

Untuk model selanjutnya adalah Nike SB Dunk Pro Low yang terinspirasi dari hadiah yang diterima oleh sang designer yaitu berupa seekor kura-kura. Sepatu Nike SB Dunk Pro Low “Doernbecher” ini menawarkan beberapa kombinasi warna, selain itu pada sepatu ini juga terdapat cetakan kura-kura yang tedapat di logo Nike. Selain itu, terlihat juga gambar siluet seekor ayam yang menjadi binatang favorit sang designer.

Nike Air Max 97 "Doernbecher"
Nike Air Max 97 “Doernbecher”

Nike Air Max 97 hadir sebagai model kelima dalam seri koleksi “Doernbecher”. Model Nike Air Max 97 ini tampil berbeda berkat perpaduan warna hitam dan ungu yang dikombinasikan dengan tulisan SRVVR yang terdapat di sepanjang bagian samping sepatu ini. Menariknya, sang designer juga membubuhkan tanggal ketika ia menerima operasi transplantasi hati, yaitu 5-18-16.

Nike Air Max 270 "Doernbecher "
Nike Air Max 270 “Doernbecher “

Untuk model yang terakhir, Nike Air Max 270 dipilih untuk menutup seri koleksi “Doernbecher”. Sepatu Nike Air Max 270 “Doernbecher” ini hadir dengan design Camo. Design Camo ini digunakan untuk mewakili kecintaan sang designer untuk sepupunya yang berprofesi sebagai salah satu anggota militer.

Seri koleksi “Doernbecher” ini telah dirilis pada 14 Desember 2018 lalu disitus belanja online milik Nike. Nike juga mengklaim bahwa seluruh hasil penjualan dari seri koleksi “Doernbecher” tersebut akan disumbangkan untuk rumah sakit OHSU Doernbecher.

Seri Terbaru Sepatu Nike Dengan Tema Luar Angkasa

Untuk para pecinta sneakers diseluruh dunia, kali ini Nike kembali merilis 2 sepatu seri terbarunya dengan colorway yang sangat unik, pada sepatu kali ini menawarkan gaya yang terinspirasi dari ruang angkasa.

Air Max Lunar 90 "Moon Landing"
Air Max Lunar 90 “Moon Landing”

Sebelumnya sudah ada beberapa seri sepatu dengan tema luar angkasa, sebut saja Air Max Lunar 90 “Moon Landing”.Sepertinya sepatu dengan tema luar angkasa telah menjadi koleksi Nike yang digemari selama bertahun-tahun, dan seperti nya telah menjadi sebuah tren tersendiri yang akan tetap disukai oleh sebagian besar pecinta sneaker.

 

 

Air Force 1 "Moon Landing"
Air Force 1 “Moon Landing”
Air Force 1 "Moon Landing"
Air Force 1 “Moon Landing”

Dengan menghadirkan gaya baru pada sepatu seri terbaru dengan luar angkasa ini, Nike merilis dua model yaitu Air Force 1 “Moon Landing” dan Air Huarache “Moon Landing”. Sayangnya, pemasaran seri terbaru sepatu ini tidak dilakukan secara besar-besaran, hal tersebut menyebabkan sepatu ini menjadi kurang istimewa.

Air Huarache "Moon Landing"
Air Huarache “Moon Landing”
Air Huarache "Moon Landing"
Air Huarache “Moon Landing”

Pada kedua sepatu ini menggunakan skema warna yang sama, yaitu “Moon Particle / White / Neutral Indigo”. Sementara pada bagian uppernya menggunakan warna coklat yang dikombinasikan dengan pola bintang-bintang yang mengingatkan kita pada logo NASA. Namun perlu diketahui bahwa seri sepatu “Moon Landing” ini bukan kolaborasi resmi dengan NASA. Selain itu, pada bagian sol kedua sepatu ini terdapat gambar astronot yang menanam bendera Nike di bulan.

Seri sepatu Air Huarache “Moon Landing” sudah tersedia di toko resmi Nike yang dibenderol dengan harga $ 120, sedangkan untuk sepatu Air Force 1 Low “Moon Landing” dirilis hanay dibeberapa toko retail pilihan dan dibanderol dengan harga $ 100.

Nite Jogger, Persembahan Dari Adidas Originals

Adidas Originals merilis sebuah siluet reflektif dari seri sepatu Nite Jogger yang merupakan kombinasi design klasik dengan modern.

Sepatu Adidas Nite Jogger ini terinspirasi dari brand foray pertama yang menggunakan teknologi hi-vis. Dengan design kontemporer, Adidas Nite Jogger memberikan sebuah sentuhan gaya masa lalu yang diperbaharui serta dibentuk kembali.

Adidas Nite Jogger didesign dengan keunikannya tersendiri, yang memanfaatkan fungsi dari teknologi reflektif yang digunakan pada masa lalu untuk menerangi pemakainya di kegelapan serta menjadi sebuah gaya baru didunia streetwear. Sepatu ini juga dibekali dengan Reflective hits yang menampilkan tali sepatu menyilang, 3-stripe, heel patch, serta  highlight dengan bentuk yang berlapis-lapis.

Pada Bagian upper sepatu Adidas Nite Jogger dibuat dengan mengguanakan bahan nylon ripstop ringan, mesh-knit yang lembut, serta bahan suede yang berlapis. Untuk meningkatkan kenyamanannya, sepatu ini dilengkapi dengan sol BOOST yang menyeluruh pada bagian bawah sepatu ini. Pada seri terbaru ini Adidas Nite Jogger menggunakan warna kontras oranye yang dikombinasikan dengan warna all-black.

Selain itu, pada sepatu Adidas Nite Jogger terdapat tulisan dalam bentuk sandi morse pada bagian outsole yang mempunyai arti “the speed of nite”. Sepatu Adidas Nite Jogger dirilis dengan 3 pilihan colorway yaitu warna core black, carbon dan active blue dan dibanderol dengan harga sekitar 2,3 Juta Rupiah.

Edisi Terbatas Ultraboost adidas x Bape

Untuk kesekian kali nya adidas berkolaborasi dengan sebuah brand streetwear asal Jepang terkemuka yaitu “A Bathing Ape” atau yang biasanya lebih dikenal dengan nama BAPE. Mereka merilis sebuah koleksi sepatu UltraBOOST edisi terbatas yang menggunakan design ikonik BAPE pada sepatu ikonik adidas.

Terletak di jantung kota Tokyo di Jepang yang merupakan salah satu pusat fashion terkemuka di dunia, BAPE adalah salah satu brand yang memperkenalkan kultur fashion Jepang kepada dunia. Mulai berdiri sejak tahun 1993, BAPE telah menjadi simbol fashion streetwear lebih dari 25 tahun. Sampai saat ini BAPE telah menghasilkan barang dengan design yang ikonik pola yang orisinil, serta karakter seperti “BABY MILO”, “APE HEAD”, “BAPE STA”, “BAPE® CAMO”, “SHARK HOODIE”, dan beberapa lainnya.

Sebagai mitra adidas yang terlama dan terpercaya, BAPE juga merupakan brand pertama yang berkolaborasi penuh dengan keluarga besar adidas, misalnya adidas Originals, Action Sports, dan Football.

Sepatu koleksi edisi terbatas dari adidas x BAPE menampilkan pola ikonik dari BAPE yang menyampaikan sebuah nilai estetika yang klasik. Koleksi khusus ini menggunakan BAPE CAMO print yang diaplikasikan diatas sepatu lari UltraBOOST.

Sepatu adidas x BAPE UltraBOOST memberikan standart untuk style, kenyamanan, serta teknologi dengan performa tinggi saat sedang berlari. Bagian Upper sepatu adidas x BAPE UltraBOOST menggunakan teknologi Primeknit adidas sehingga dapat membungkus kaki pemakainya dengan nyaman serta sangat ringan. Selain itu, teknologi adidas BOOST memberikan bantalan yang empuk serta responsif.

Air jordan XXXII Salah Satu Sepatu Terbaik Brand Jordan

Sebagai salah satu legenda di dunia olah raga bola basket, Michael Jordan tidak saja hanya terkenal dengan kemampuan bermain basketnya yang apik, namun Michael Jordan juga terkenal akan instingnya sebagai pengusaha. Hal itu dapat dibuktiin melalui kesuksesan dari Jordan Brand yang juga ikut melegenda. Kesuksesan brand besar tersebut bukan hanya semata-mata menggunakan nama “Jordan”, akan tetapi juga melalui inovasi teknologi di setiap produk sneakersnya.

Pada bulan September 2017 silam, Air Jordan kembali merilis sebuah sepatu generasi terbarunya untuk melanjutkan tren yang telah dibawa oleh Air Jordan XXXI (31), yaitu Air jordan XXXII (32). Sepatu Air jordan XXXII (32) ini terinspirasi dari design Air Jordan II (2) serta menawarkan beberapa teknologi inovatif yang tidak akan pernah ditemukan pada seri Air Jordan terdahulunya.

 

Air jordan XXXII "Bred"
Air jordan XXXII “Bred”

Pada bagian upper dari sepatu Air jordan XXXII (32) ini menggunakan teknologi flyknit yang belum pernah digunakan pada sepatu Air Jordan / Nike sebelumnya. Teknologi Flyknit terbaru ini menggunakan bahan benang fleksibel yang memiliki daya tahan tinggi sehingga memberikan stabilitas serta kenyamanan untuk pemakainya.

Air jordan XXXII "Rosso Corsa"
Air jordan XXXII “Rosso Corsa”

Selain itu, sepatu Air jordan XXXII (32) juga menggunakan teknologi bantalan Zoom Air yang didukung oleh teknologi Flight Speed. Perpaduan kedua teknologi tersebut membuat sepatu Air jordan XXXII (32) ini semakin terasa empuk serta lebih responsif.

Air Jordan XXXII
Air Jordan XXXII “Rosso Corsa” (merah) & “Bred” (hitam merah)

Sepatu Air Jordan XXXII (32) ini dirilis dengan 2 pilihan warna, yaitu warna “Rosso Corsa” (merah) dan warna “Bred” (hitam merah). Untuk harganya sendiri, Air jordan XXXII (32) dibanderol dengan harga $185 atau jika dirupihkan sekitar 2,6 sampai 2,8 juta Rupiah.

Off-White x Nike Blazer “All Hallow’s Eve” & “Grim Reaper”

Setelah tampil pertama kali di Paris Fashion Week dan dikenakan oleh LeBron James, varian sepatu Off-White x Nike Blazer Mids terbaru dari hasil kolaborasi antara Nike dengan Virgil Abloh yang ditunggu -tunggu oleh para pecinta sneaker telah dirilis.

Tampaknya Virgil Abloh kembali menjadi buah bibir di kalangan dunia fashion khususnya dunia sneaker. Hal tersebut dikarenakan dua warna baru sepatu Off-White x Nike Blazer yang baru saja dirilis. Kemampuan Virgil Abloh yang luar biasa ini tidaklah diragukan lagi, tidaklah heran jika Abloh selalu selalu menjadi pusat perhatian sejak “The Ten” Collection pada bulan September 2018 lalu. Dengan dirilisnya versi baru dari sepatu Off-White x Nike Blazer yang ditunggu-tunggu semakin membuktikan bahwa dia akan tetap eksis berbicara melalui karyanya.

Nike x Off-White Blazer "All Hallow’s Eve"
Nike x Off-White Blazer “All Hallow’s Eve”

Dua varian sepatu Off-White x Nike Blazer versi terbaru ini diberi nama “All Hallow’s Eve” dan “Grim Reaper”. Kedua varian tersebut menampilkan nilai estetika yang di dekonstruksi serta perpaduan warna dua-nada yang dikombinasikan dengan logo Swoosh dengan ukuran yang cukup besar. Logo Swoosh yang tampak dominan itu sengaja ditampilkan oleh Abloh untuk memastikan perhatian kita langsung tertuju kepada Swoosh tersebut.

Nike x Off-White Blazer "Grim Reaper"
Nike x Off-White Blazer “Grim Reaper”

Sepatu Off-White x Nike Blazer “All Hallow’s Eve” menggunakan kombinasi warna krim putih dan oranye, sementara pada Off-White x Nike Blazer “Grim Reaper” menggunakan perpaduan antara warna hitam dan putih sehingga memberikan kesan mengerikan yang sesuai dengan namanya. Kedua varian terbaru Off-White x Nike Blazer ini menggunakan material campuran pada bagian upper, sementara pada bagian midfoot menggunakan material yang tembus cahaya. Cable tie berwarna oranye dipilih sebagai ciri khas dari seri The Ten Virgil Abloh. Selain itu terdapat juga tulisan helvetica di samping sol sepatu sebagai tanda kehadiran Abloh pada sepatu tersebut.