Nike Air Max 720 “Saturn For All Star” Dengan Elemen NASCAR

Sebagai salah satu perusahaan sepatu yang paling terkenal di dunia, Nike selalu melakukan eksperimen serta menghasilkan inovasi-inovasi baru melalui produk-produk sepatunya. Kali ini Nike kembali menampilkan sesuatu yang berbeda melalui seri sepatu Air Max 720 yang diberi nama Nike Air Max 720 “Saturn For All Star”.

Sepatu Nike Air Max 720 “Saturn For All Star” ini terinspirasi dari perpaduan beberapa elemen NASCAR dengan sebuah sneaker yang penuh gaya. Sepertinya kecepatan mobil balap NASCAR menjadi ide utama dari sepatu Nike Air Max 720 “Saturn For All Star” ini.  Pada sepatu ini kecepatan ditampilkan melalui design moncong depan sepatu yang mirip dengan peluru. Sedangkan untuk warna yang digunakan pada Nike Air Max 720 “Saturn For All Star” adalah warna hitam pekat yang dikombinasikan dengan warna kuning yang sangat kontras.

Untuk konsepnya sendiri, Nike Air Max 720 “Saturn For All Star” ini boleh dibilang sangat unik yaitu dengan memadukan model bentuk sebuah sepatu boots ke dalam sebuah sneaker. Hal tersebut dapat dilihat melalui bagian leher sepatu yang lebih tinggi.

Pada bagian sisi sepatu Nike Air Max 720 “Saturn For All Star” terdapat Logo Swoosh dengan ukuran cukup besar yang dicetak transparan. Garis luar logo Nike berbentuk centang ini menggunakan warna kuning sehingga terlihat sangat menyolok.

Teknologi bantalan teranyar milik Nike yaitu Air Max juga disematkan pada sepatu Nike Air Max 720 “Saturn For All Star” ini. bantalan Air Max yang transparan ditambah dengan aksen tulisan yang berwarna kuning membuat sepatu ini semakin terlihat menarik. Sedangg untuk bagian belakang sepatu dihiasi garis-garis berwarna kuning dan hitam.

Selain itu, pada bagian belakang sepatu Nike Air Max 720 “Saturn For All Star” ini terdapat sebuah Buckle berwarna kuning dan hitam semakin membuat sepatu ini terlihat begitu menarik perhatian. Sayangnya, pada sepatu ini masih menggunakan sistem tali konvensional namun sistem tali ini ditutupi dengan sebuah zip-up yang sangat keren sehingga membuat sepatu ini terlihat seperti tidak menggunakan tali sepatu.

Seri Terbaru Adidas Dame 5 “People’s Champ”

Pada bulan Februari 2019 lalu, salah satu pemain dari NBA Damian Lamonte Ollie Lillard Sr atau yang biasanya dikenal dengan nama Damian Lillard kembali bekerja sama dengan Adidas. Kerja sama antara Lillard dan Adidas kali ini meluncurkan sepatu basket seri terbarunya yang diberi nama Adidas Dame 5 “People’s Champ”.

Pada sepatu Adidas Dame 5 “People’s Champ” ini terdapat beberapa bagian yang cukup menarik. Bagian pertama yang cukup menarik perhatian adalah bagian Pull-Tabnya yang terdapat tulisan “People’s Champ” yang mewakili kecintaan Damian Lillard terhadap olah raga Boxing.

Kemudian hal kedua yang menarik dari sepatu Adidas Dame 5 “People’s Champ” adalah bahan yang digunakan pada sepatu ini. Sepatu ini terbuat dari bahan Mesh yang breathable dan dipadukan dengan bahan kulit yang memberikan kesan mewah dan berkelas pada sepatu ini.

Sementara untuk performa dari Adidas Dame 5 “People’s Champ” sudah tidak diragukan lagi. Pada sepatu Adidas Dame 5 “People’s Champ” ini telah disematkan teknologi Bounce teranyar milik Adidas menghasilkan sebuah bantalan yang fleksibel serta memberikan daya dorong yang masksimal saat berlari.

Untuk sistem support pada sepatu Adidas Dame 5 “People’s Champ”ini terdapat lacing sistem yang dikombinasikan dengan TPU pada bagian panel kiri dan kanan sepatu, sehingga memberikan lockdown yang maksimal.

Selain itu semua, pada bagian Outsole sepatu Adidas Dame 5 “People’s Champ” ini menggunakan rubber yang lebih tebal dari seri Adidas yang lain sehingga memberikan daya tahan yang lama dan daya cengkram yang sempurna saat digunakan baik dilapangan indoor maupun outdoor. Secara keseluruhan sepatu Adidas Dame 5 “People’s Champ” ini merupakan penyempurnaan dari sepatu seri sebelumnya, Adidas Dame 4.

Sepatu Rasa Oreo, Nike Kyrie 5 “Cookies and Cream”

Siapa sih yang tidak tahu Oreo? salah satu makanan ringan dengan bermacam-macam rasa dan bagitu terkenal diberbagai penjuru dunia. Namun, ternyata Oreo bukan hanya hadir dalam bentuk makanan ringan saja akan tetapi Oreo juga hadir dalam bentuk sepatu basket.

Nike Kyrie 3 "Cookies and Cream"
Nike Kyrie 3 “Cookies and Cream”

Pada bulan July 2017, Nike pertama kali meluncurkan sepatu basket Nike Kyrie 3 “Cookies and Cream”. Sepatu basket Nike Kyrie 3 “Cookies and Cream” ini pun sukses mendapat respon yang positif dari pasar. Seakan ingin melanjutkan kesuksesan seri sepatu tersebut, kali ini Nike kembali merilis seri sepatu bertajuk “Cookies and Cream” yang terbaru Nike Kyrie 5 “Cookies and Cream” yang telah dilengkapi dengan teknologi bantalan teranyar milik Nike yaitu Air Zoom.

Nike Kyrie 5 "Cookies and Cream"
Nike Kyrie 5 “Cookies and Cream”

Sepatu Nike Kyrie 5 “Cookies and Cream” ini didominasi dengan warna hitam dan putih mirip seperti Oreo, akan tetapi Nike Kyrie 5 “Cookies and Cream” ini terlihat sedikit berbeda dengan Nike Kyrie 5 yang dijumpai pada umumnya.

Jika kita melihat sepatu Nike Kyrie 5 “Cookies and Cream” ini maka perhatian mata kita akan langsung tertuju pada bagian Upper sepatu ini, hal tersebut dikarekan terdapat sebuah Flytrap hitam yang dikombinasikan dengan shoe-lace berwarna putih. Selain itu, sepatu ini terlihat semakin menarik berkat tanda tangan Kyrie Irving yang diletakkan diatas Flytrap-nya yang berwarna hitam.

Selain itu, pada bagian lidah sepatu terdapat logo Kyrie yang sanagt ikonik. Lalu jika diperhatikan lebih dekat, pada bagian Toe-box terdapat perbedaan warna, mirip seperti Oreo saat dicelupkan kedalam susu.

Pada bagian sisi sepatu Nike Kyrie 5 “Cookies and Cream” ini terdapat lOgo Swoosh dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Untuk bagian Midsole dan Outsole-nya menggunakan warna senada dengan hiasan dengan pola bercak warna hitam dan putih. Pola tersebut mengingatkan kita pada Oreo Cookies and Cream. Pada bagian Colar sepatu terdapat motif yang berfungsi untuk mempercantik dan sekaligus melindungi mata kaki.

Sepatu Kolaborasi Vans dengan Elijah Berle

Memasuki awal tahu baru 2019, Vans yang merupakan salah satu brand asal Negeri Paman Sam ini semakin konsisten dalam berbagai kerjasama dengan beberapa pemain skateboard profesional. Hal tersebut dibuktikan Vans melalui kolaborasinya dengan pemain skateboard internasional Elijah Berle yang akan merilis seri sepatu pro-skate.

Elijah Berle sendiri adalah seorang atlit berusia 24 tahun yang pernah menjuarai sebuah kompetisi skateboard internasional Tampa AM yang diadakan pada tahun 2010. Selain itu Elijah Berle juga pernah diliput secara khusus oleh majalah skateboard terkemuka seperti The Skateboard Mag, Skateboarder dan Transworld.

Sepatu hasil kolabari Vans dengan Elijah Berle ini diberi nama “Vans Berle Pro”. Sepatu ini juga dikenal dengan tagline “Support, Grip and Boardfeel”, dimana tagline tersebut memiliki makna Support = sepatu yang mendukung skateboarder, Grip = daya cengkram yang bagus anatara sepatu dan papan, dan yang terakhir Boardfeel = sepatu yang menyatu antara sang skateboarder dengan papan-nya.

Sepatu “Vans Berle Pro” ini bukan hanya sekadar sebuah sepatu saja, namun juga merupakan salah satu sepatu pilihan untuk para pecinta skateboard dengan menawarkan sejumlah inovasi dan pembaharuan fitur.
Salah satu di antaranya adalah teknologi WaffleControl. Teknologi WaffleControl ini merupakan teknologi terbaru dari Vans yang menggabungkan design Waffle yang ikonik dengan design Diamond sehingga sepatu dapat memberikan dukungan maksimal untuk pemain skateboard, mulai dari kontrol papan, daya cengkarm yang lebih responsif, dan bantalan built-in yang memungkinkan pemain skateboard berkreasi lebih leluasa dengan berbagai trik.

Rubber sepatu “Vans Berle Pro” dihadirkan dengan design yang minimalis agar dapat mengoptimalkan Grip yang lebih lengket, serta pemilihan bahan untuk menghasilkan bantalan yang empuk. Selain itu, Vans Duracap yang terdapat pada bagian atas juga diperkuat, termasuk juga peningkatan bahan medial rubber yang ada pada posisi dekat ujung jari dan tumit.

Varix WC, Sepatu Terbaru Dari Vans Yang Trendy

Ada beberapa faktor yang membuat sepatu dengan merek Vans memiliki penggemar setia di seluruh dunia, salah satu faktornya adalah Vans memiliki design sepatu yang konsisten. Dari awal berdiri, Vans selalu menghasilkan sepatu dengan model yang ikonik, misalnya seri sepatu Vans Era, Slip-On, Authentic, serta seri sepatu Vans yang sangat populer yaitu Old Skool.

Selain memiliki penggemar setia di seluruh dunia, ternyata Vans juga menjadi salah satu merek sepatu yang sangat terkenal di kalangan para pemain skateboard. Hal tersebut dikerenakan sepatu Vans memiliki grip yang sangat baik saat memainkan papan luncur. Baru-baru ini Vans merilis secara resmi siluet sepatu seri terbarunya yang diberi nama Vans Varix WC.

Vans Varix WC ini terinspirasi dari budaya skateboard yang populer pada awal tahun 2000-an. Untuk tampilannya sendiri, Vans Varix WC ini sekilas terlihat menyerupai perpaduan antara design sepatu skate dengan design ugly-chic shoes yang cukup populer belakangan ini.

Sneaker Vans Varix WC ini terbuat dari campuran bahan kulit dengan bahan tekstil ringan pada bagian Uppernya. Material bahan tersebut disusun dalam formasi panel yang cukup rumit. Bukan hanya fokus pada bagian designnya, warna yang digunakan pada Vans Varix WC ini pun diluar dari kebiasaan Vans. Sepatu Vans Varix WC ini hadir dalam 2 model warna yaitu Multi/Turtledove dan Black/Ebony.

Nama Vans Varix WC ini merupakan singkatan dari WaffleCup, yang merupakan sepatu life-style pertama dari Vans yang menggunakan teknologi WaffleCup. WaffleCup ini merupakan sebuah teknologi bantalan baru dari Vans. Bantalan ini terbuat dari bahan karet yang dirancang khusus sehingga mampu memberikan Grip yang maksimal di segala bidang.

ComfyCush Teknologi Ikonik Terbaru dari Vans

Awalnya sepatu dengan merek Vans dirancang khusus untuk digunakan untuk bermain skateboard. Namun seiiring dengan berjalannya waktu, pada tahun 1966 kultur skateboard pelan-pelan berubah menjadi sebuah gaya street style hingga membuat nama merek Vans besar sampai seperti sekarang ini.

Semua produk sepatu Vans memiliki ciri khas berupa Outsole yang memiliki bentuk menyerupai sebuah waffle serta bagian Heelpad berwarna merah yang bertuliskan logo merek Vans yang ikonik. Baru-baru ini Vans memperkenalkan teknologi baru mereka dalam upaya untuk meningkatkan kenyamanan untuk produk sepatu mereka, yaitu ComfyCush.

Peluncuran teknologi ComfyCush pada bulan Februari 2018 lalu berfokus untuk menciptakan kenyamanan serta memberikan nuansa modern kedalam sebuah bantalan kaki. Hal tersebut dilakukan untuk menghasilkan sebuah sepatu yang nyaman tanpa harus menghilangkan design warisan yang sudah menjadi ciri khas merek Vans.

Teknologi ComfyCush merupakan sebuah bantalan karet yang berbahan dasar dari busa, namun hal tersebut bukanlah hal yang mudah karena bantalan karet tersebut harus memiliki tingkat kekerasan yang sesuai agar dapat menghasilkan kenyamanan serta kekuatan yang maksimal.

Teknologi ComfyCush ini akan digunakan untuk seluruh model sepatu Vans ini mencakup peningkatan bahan serta konstruksi yang ada di bagian dalam sepatu. Pihak Vans kedepannya akan menghilangkan panel yang terdapat didalam sepatu untuk mengurangi hot-spot, serta menambahkan beberapa panel di bagian tumit untuk memberikan daya cengkram tambahan. Kemudian bahan yang digunakan pada bagian dalam sepatu adalah kapas khusus yang dibalut dengan alas kaki berlubang yang akan memberikan rasa lebih lembut.

Sepatu Ultralight Adidas D ROSE 9

 

Untuk kesekian kalinya Adidas bekerjasama dengan Derrick Rose dengan merilis seri sepatu signature yaitu Adidas D Rose 9. Sepatu signature terbaru Adidas D Rose 9 ini dirilis pada bulan Juli 2018 silam.

Pada sepatu Adidas D Rose 9 ini membawa beberapa perubahan baru yang tidak pernah ditemui pada seri sebelumnya. Pada sepatu seri D Rose sebelumnya Adidas selalu menggunakan teknologi Boost yang merupakan teknologi bantalan teranyar milik Adidas, namun pada sepatu seri terbaru ini Adidas memilih untuk menggunakan teknologi Bounce.

Walaupun pada sepatu Adidas D Rose 9 ini tidak lagi menggunakan teknologi Boost, akan tetapi bagian Upper dari sepatu ini telah menggunakan Full-Primeknit. Hal tersebut tentunya membuat sepatu ini menjadi lebih mewah. Selain memberikan kesan mewah, penggunaan bahan Primeknit ini juga bertujuan agar sepatu ini memiliki bobot yang lebih ringan saat dipakai di lapangan.

Layaknya sepatu basket pada umumnya, Adidas D Rose 9 ini didesign dengan menggunakan model High-Cut. Dibagian sisi sepatu ini terdapat Logo Adidas “Three Stripes” yang di bordir. Sementara di bagian heel dihiasi dengan bordiran berbentuk bunga mawar yang merupakan logo ikonik milik Derrick Rose.

Jika dilihat sekilas, lacing system yang digunakan pada Adidas D Rose 9 ini mirip dengan lacing system yang digunakan oleh Nike yaitu Flywire. Selain itu, bagian midsole Adidas D Rose 9 menggunakan teknologi bantalan Full-Length Bounce. Teknologi bantalan tersebut juga digunakan pada Harden B/E dan Adidas Dame 4, dimana performa dari Full-Length Bounce ini sudah tidak diragukan lagi. Pengguaan pola Multi-Directional pada Bagian Outsole membuat sepatu ini terlihat agresif serta memiliki daya traksi yang maksimal.

Secara keseluruhan sepatu Adidas D Rose 9 ini terlihat bersih dan simpel, sangat cocok untuk kalian yang tidak suka terlihat norak akan tetapi masih tetap menjadi pusat perhatian ketika dipakai di lapangan. Sepatu Adidas D Rose 9 ini dibanderol dengan harga sekitar 1.8 Juta Rupiah.

Nike Kyrie Flytrap II Dengan Design “Third Eye Vision”

Setelah sukses merilis sepatu Nike Kyrie Flytrap I pada tahun 2018 silam, Kali ini Nike kembali merilis sepatu seri terbaru Nike Kyrie Flytrap II. Seri terbaru dari sepatu Nike Kyrie Flytrap II ini masih tetap menggunakan design Low-Cut model seperti seri sebelumnya. Bagian upper dari Nike Kyrie Flytrap II ini dibuat dengan menggunakan bahan Mesh yang sangat kokoh dan lebih fleksibel dari pada seri Nike Kyrie Flytrap I.

Pihak Nike menambahkan overlay di bagian toebox-nya agar membuat sepatu ini terlihat semakin kokoh. Selain itu, sepatu Nike Kyrie Flytrap II ini pun terlihat semakin keren dengan adanya grafik logo Kyrie yang dicetak pada bagian lateral. Material bahan yang digunakan pun cukup premium mengingat harga yang ditawarkan untuk sepasang sepatu ini cukup terjangkau, yaitu sekitar 1,2 Juta Rupiah.

Sepatu Nike Kyrie Flytrap II ini menggunakan sistem traction “Third Eye Vision”, Sistem traction “Third Eye Vision” ini adalah merupakan sebuah konsep dimana Kyrie dapat memaksimalkan potensi penuh yang terrdapat di dalam dirinya. Nike Kyrie Flytrap II ini menggunakan bahan Phylon untuk bagian Midsolenya yang dikombinasikan dengan teknologi Zoom Air. Pada Nike Kyrie Flytrap II ini terdapat sebuah strap yang mirip dengan yang terdapat pada seri sebelumnya. Strap ini diklaim akan memberikan Lockdown yang sangat baik.

Hal yang menarik dari sepatu Nike Kyrie Flytrap II ini terletak pada bagian Outsole sepatu ini. Nike Kyrie Flytrap II di design dengan outsole yang memiliki bentuk sangat melengkung. Design melengkung ini dirancang khusus agar sepatu ini dapat mendukung setiap gerakan Kyrie yang lincah saat berada di lapangan.

Sepatu Nike Kyrie Flytrap II ini sangat cocok digunakan di lapangan indoor maupun outdoor karena sepatu ini memiliki sistem traction yang sangat baik dan memiliki daya tahan yang cukup baik.

Sepatu Signature Kevin Durant Terbaru Nike KD TREY 5 seri-VI

Pada tahun 2018 lalu Nike sukses merilis sepatu signature Kevin Durant nike KD Trey 5 seri-V. Kali ini Nike kembali lagi memeperkenalkan seri terbaru dari signature Kevin Durant yaitu Nike KD Trey 5 seri-VI.

Sepatu Nike KD Trey 5 seri-VI ini adalah merupakan sepatu budget model, yang artinya sepatu dengan harga yang sangat terjangkau namun memiliki kualitas yang cukup premium. Sepatu Nike KD Trey 5 seri-VI dirancang secara khusus untuk pemain basket serba bisa seperti Kevin Durant.

Terdapat beberapa perbedaan antara Nike KD Trey 5 seri-V dengan Nike KD Trey 5 seri-VI. Pada Nike KD Trey 5 seri-VI ini terdapat sebuah Adaptive Strap yang terletak pada bagian Midfoot sepatu ini. Adaptive Strap ini berfungsi untuk meningkatkan sistem lockdown dari sepatu agar kaki tetap merasa nyaman dan tetap berada dalam posisi yang tepat saat melakukan manuver-manuver gerakan di lapangan.

Jika diperhatikan, pada ujung strap, lidah sepatu serta di sisi bawah kanan sepatu ini terdapat sebuah logo KD yang sangat ikonik. Selain logo KD tersebut, pada setiap sisi sepatu juga terdapat Logo Swoosh Nike yang cukup besar. Bukan hanya itu saja, pada sisi bawah sepatu juga terdapat angka #35 yang merupakan nomor punggung Kevin Durant saat membela Golden State Warrior.

Bahan yang digunakan pada bagian upper Sepatu Nike KD Trey 5 seri-VI ini masih sama dengan seri sebelumnya yaitu menggunakan meterial berbahan tekstil, namun pada seri-VI ini dirancang dengan kontruksi yang lebih kuat. Pada bagian Toebox menggunakan bahan TPU sebagai Overlay untuk melindungi bagian sisi depan kaki.

Sepatu Nike KD Trey 5 seri-VI ini menggunakan teknologi bantalan Nike Zoom sehingga sudah dapat dipastikan sepatu ini akan menghasilkan cushioning dengan tingkat responsif yang sangat tinggi. Sistem traction pada Nike KD Trey 5 seri-VI menggunakan pola Herringbone, dimana pola ini juga digunakan pada seri sebelumnya. Penggunaan pola Herringbone yang memiliki lebar dan bergelombang bertujuan agar sepatu ini menghasilkan traksi yang baik saat dipakai di dalam maupun di luar lapangan.

Dengan berbagai keunggulan diatas, Nike KD Trey seri-VI ini dibanderol dengan harga retail yang lebih murah dari pada seri sebelumnya. Sepatu Nike KD Trey seri-VI dibanderol dengan harga sekitar 1,3 Juta Rupiah.

Jordan Why Not Zer0.1 Versi “Mirror” Telah Rilis

Sepatu signature pertama Russel Westbrook akhirnya dirilis pada bulan Januari lalu. Russel Westbrook secara resmi merilis Jordan Why Not Zer0.1 pada tanggal 15 Januari 2019 lalu. Sepatu signature ini sudah cukup lama dinantikan oleh para pecinta sneakers di dunia.

Russel Westbrook adalah seorang atlet Jordan Brand dengan bayaran paling tinggi. Selain itu Russel Westbrook juga telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Oklahoma City Thunder senilai $200 juta dolar selama lima tahun.

Sepatu Jordan Why Not Zer0.1 ini terinspirasi dari berbagai prestasi yang berhasil ditoreh oleh Russel Westbrook baik diluar maupun didalam lapangan. Dengan design garis tipis, sudut yang tajam, serta tampilan sepatu futuristik, Sepatu Jordan Why Not Zer0.1 berusaha menghadirkan perubahan baru untuk pasar bola basket saat ini.

Sepatu Jordan Why Not Zer0.1 dilengkapi dengan teknologi tali Velcro yagn terletak di sekitar pergelangan kaki, sehingga memberikan kemudahan bagi pemakainya tanpa ribet mengikat tali sepatu. Untuk bagian Upper sepatu Jordan Why Not Zer0.1 ini menggunakan bahan kulit sintetis sehingga memberikan dukungan dan daya tahan yang kuat.

Pada bagian disekitar tumit sepatu ini terdapat pelindung berbahan dasar Foam yang memberikan dukungan ekstra untuk tumit agar dapat beristirahat selama pertandingan. Russel Westbrook merupakan sorang pemain yang paling eksplosif di liga NBA sehingga dukungan sepatu terhadap pergelangan kaki merupakan prioritas utama bagi pemain seperti dia. Sepatu ini menghasilkan traksi yang luar biasa berkat Herringbone yang didesign dengan motif multi-arah.

Namun yang paling menarik dari sepatu Jordan Why Not Zer0.1 adalah versi colorway “Mirror” Zoom full-length bottom yang terlihat di colorway “Mirror” yang menampilkan pola design Russel Westbrook dalam kombinasi warna Putih / Hitam-Merah. Sepatu Jordan Why Not Zer0.1 versi “Mirror” ini dibanderol dengan harga $125 USD.